Ni hao ! (red: halo)
Pesatnya perekonomian Cina ditambah dengan besarnya jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 1,3 miliar jiwa membuat berbagai industri raksaksa dunia berlomba-lomba membenamkan investasinya di sana. Oleh karena itu, prasyarat penting yang harus dipenuhi oleh seorang investor guna membangun kepercayaan publik lokal adalah kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Mandarin. Alhasil, Bahasa Mandarin kini menjadi bahasa Internasional kedua setelah Bahasa Inggris. Bahasa Mandarin digunakan oleh lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia dan penguasaan terhadap Bahasa Mandarin sering diidentikan dengan makin cerahnya prospek karir seseorang terutama bagi mereka yang hendak terjun dalam dunia bisnis. Bahasa Mandarin sebagai bahasa mayoritas di China (putonghua yang merupakan dialek asal Beijing) di samping bahasa-bahasa daerah lainnya secara tidak langsung mengalami ‘kenaikan pamor’ sebagai bahasa pengantar internasional utama di samping bahasa Inggris. Untuk dapat berinvestasi di China, penguasaan bahasa Mandarin menjadi amat penting karena kelancaran bisnis berawal dari kelancaran berkomunikasi.China akan lebih respek dan menaruh kepercayaannya dengan seorang investor asing yang mampu menjalin komunikasi dengan bahasa Mandarin yang baik yang kemudian akan berlanjut dengan pembicaraan-pembicaraan yang lebih hangat sehingga jelas bahwa bahasa mandarin menjadi bagian yang tak terpisahkan dari China.
Selain untuk urusan bisnis, ternyata belajar bahasa mandarin ,ternyata bermanfaat bagi pengembangan otak besar? banyak anak-anak di seluruh dunia setelah mempelajari bahasa Tionghoa, memiliki hasil yang serupa, mengenai hal ini sudah sejak lama terus menerus dibuktikan oleh sejumlah penelitian ilmiah.
Hasil resmi penelitian di Singapore pada bulan Januari tahun ini juga membuktikan, anak-anak yang balajar bahasa mandarin bisa meningkatkan IQ dan kemampuan. IQ anak Singapore berusia antara 6 hingga 12 tahun yang belajar bahasa mandarin lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak Inggris, Jerman dan Australia, kemungkinan hal itu berkaitan dengan pembelajaran mereka akan bahasa aksara mandarin yang berkarakter pictogram.
yuk belajar Bahasa Mandarin :)


0 comment:
Post a Comment